TEMBANG KERINDUAN

Author: zetdelta / Labels:

Angin berlalu membawa nafasmu
Tinggalkan jiwaku yang luruh
Remuk hati dendam batin
Aku masih belum bisa milikimu
Menjadi penjaga mimpi-mimpimu

Matamu kelabu
Menatap kosong pada wajahku
Seakan aku tanpa harap
Kau berpesan isarat
Cintaku kau bawa mati

Seulas senyummu lusuh
Bibirmu pucat pasih berseri
Aku tak sanggup tinggalkanmu
Namun kau harus pisah dalam kasihku
Kasihku terbungkus untukmu

Tubuhmu membujur kaku
Mengetuk keikhlasanku
Untuk meninggalkanmu
Selama apapun tetes air mataku membasuhmu
Takkan mampu merubah kebekuanmu

Aku rindu seperti dulu
Aku ingin rasa dan masa itu
Aku lekat pada waktu-waktu yang lalu
Tapi semua tak akan kembali
Yang tersisa hanya hitungan di ujung hari
Yang tersisa hanya di ujung jemari